Memori CasinoPOKERMAS88INDKASINOASIANPOKER88DEWAWE1POKERMAS99Situs PKV GamesMEMORIQQ
Home / VIRAL / Dijemput Pulang Sekolah, Siswi SMP Tewas setelah Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri di Galian Tanah

Dijemput Pulang Sekolah, Siswi SMP Tewas setelah Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri di Galian Tanah

Populer – Dijemput Pulang Sekolah, Siswi SMP Tewas setelah Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri di Galian Tanah. AT (16), seorang siswi SMP di Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat tewas setelah menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan, Sabtu (27/4/2019)

Dijemput Pulang Sekolah, Siswi SMP Tewas setelah Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri di Galian Tanah

 

AT tewas setelah diperkosa kemudian dibunuh oleh RW (40), ayah tirinya.

Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi menjelaskan, kasus tewasnya AT terungkap setelah satu di antara warga Kecamatan Tayan Hulu, inisial JR, pergi ke ladang dan mencium bau busuk yang menyengat.

“Setelah dicari ternyata di situ melihat kaki manusia yang sudah tertimbun tanah. Kemudian saksi menginformasikan kejadian itu ke Polsek Tayan Hulu,” kata Kapolres Sanggau.

Mayat siswi SMP yang mengenakan seragam pramuka tersebut ternyata AT.

Setelah mengetahui identitas korban, polisi memeriksa sejumlah saksi mulai dari ibu korban, teman dekat, wali kelas, hingga kerabat korban.

Dari pemeriksan sejumlah saksi mengarah kepada RW sebagai pelaku pembunuhan.

RW pun kemudian ditangkap petugas dan mengakui semua perbuatannya.

Kepada polisi RW mengaku, pembunuhan berawal ketika ia membawa korban ke salah satu lokasi galian tanah setelah menjemputnya sekolah.

Di tempat itu RW mencabuli AT untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya dicabuli di rumah pada 2018 lalu.

“Di situlah pelaku menyetubuhi korban, karena juga sudah cek-cok mulut sebelumnya,” kata Kapolres.

Korban merasa masa depannya hancur setelah diperkosa RW, korban pun menuntut pertanggungjawaban ayah tirinya tersebut.

“Setelah sempat cek-cok, korban didorong dan jatuh ke parit dan RW langsung mencekik leher korban,” kata Kapolres.

RW mengatakan, ia membunuh AT dengan cara mencekik, kemudian menghentakkan kepala korban ke parit tiga kali.

“Kemudian saya buka celannya setengah lutut dan melihat kemaluannya,” ungkap tersangka.

Ketika ditanya lagi alasannya nekad menghabisi korban, ia menjawab, takut aksinya terbongkar.

“Dia (AT) bilang menyesal dan putus asa. Lalu saya langsung dorong ke parit. Pakai batu langsung ditimpakan ke bagian mukanya dan langsung meninggal dunia. Setelah itu, menggunakan kayu menggali tanah,” ujarnya.

Atas perbuatannya, RW telah ditahan dan terancam hukuman penjara seumur hidup.

About admin

Check Also

Korbankan Anak untuk Ritual

Korbankan Anak untuk Ritual, Satu Keluarga Digerebek Polisi dalam Keadaan Tanpa Busana

Populer – Korbankan Anak untuk Ritual, Satu Keluarga Digerebek Polisi dalam Keadaan Tanpa Busana. Seorang gadis tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *