POKERMAS88INDKASINOASIANPOKER88MEMORIQQDEWAWE1POKERMAS99
Home / VIRAL / Diduga Jatuh Terpeleset, Petani di Tuban Tewas Tersetrum Kawat Listrik di Sawah

Diduga Jatuh Terpeleset, Petani di Tuban Tewas Tersetrum Kawat Listrik di Sawah

Populer99 – Diduga Jatuh Terpeleset, Petani di Tuban Tewas Tersetrum Kawat Listrik di Sawah. Dwi Wihartono (47) petani, warga Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pematang sawah milik Ngasriyagi, (58), warga setempat, Minggu (18/11/2018), sekitar pukul 08.00 WIB.

Diduga Jatuh Terpeleset, Petani di Tuban Tewas Tersetrum Kawat Listrik di Sawah

Saat itu, pria yang sebagai penggarap sawah Ngasriyagi tersebut menebar pupuk ditanaman padi, selesai meletakkan pupuk di tengah pematang sawah, kemudian korban kembali ke pinggir pematang.

Diduga terpeleset, tangan korban memegang kawat terbuka yang terbuat dari logam yang terdapat aliran arus listrik.

Baca juga : casino online Game Ikan Online Judi Tembak Ikan

Kawat yang digunakan untuk jebakan hama tikus itu, akhirnya merenggut nyawa Dwi Wihartono.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara, tersetrum kawat jebakan tikus,” kata Kapolsek Widang, AKP Totok Wijanarko.

Petugas yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi, kemudian memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Ngasriyagi. Selain itu juga melakukan olah TKP.

Baca juga : Game Judi Online Baru Bandar 66 Adu Balak

Dari hasil pengembangan, petugas mengamankan barang bukti seutas kawat logam dengan panjang sekitar 1 meter yang membelit ditelapak tangan korban.

Berikutnya, korban tubuh diperiksa secara medis, lalu jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Usai dilakukan serangkaian pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” pungkasnya.

About admin

Check Also

Menebas Pasangan Kekasih

Pria Menebas Pasangan Kekasih yang Selfie karena Dikira Memotret Dirinya

Populer99 – Pria Menebas Pasangan Kekasih yang Selfie karena Dikira Memotret Dirinya. Seorang pria menebas pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *